Apa Perbedaan MBps, Mbps, KBps, dan Kbps? Ini Dia Penjelasannya!

0

EvoTekno.com – Ketika mencari paket data internet, modem, atau wi-fi router, Anda pasti sering menjumpai satuan seperti MBps, Mbps, Kbps, dan Kbps. Sebagian besar provider pun akan menggunakannya untuk menunjukkan kecepatan unduh (download) dan unggah (upload) yang diberikan produknya. Sehingga tak sedikit konsumen yang asal membeli data internet tanpa benar-benar memahami keempat satuan tersebut. 

Walau hanya berbeda dari segi huruf, MBps, Mbps, KBps, dan Kbps sebenarnya mempunyai perbedaan yang tak boleh disepelekan. Terutama kalau Anda akan mengambil layanan seperti server atau meningkatkan kecepatan website. Maka dalam artikel ini, Anda bakal mempelajari karakteristik dari masing-masing satuan tersebut beserta perbedaannya.

1. Sejarah singkat Byte (B) dan bit (b)

Secara garis besar, B pada MBps dan KBps merupakan singkatan dari Byte, sedangkan b pada Mbps dan dan Kbps adalah singkatan dari bit. Lantas, apa yang membuatnya berbeda?

Kemunculan Byte dan bit berhubungan dengan punch card (kartu berlubang) dengan teknologi prosesor berbasis 8 bit. Teknologi punch card yang kali terakhir dikeluarkan mampu menangani 64 karakter dengan masing-masing karakter dikodekan dalam 8 kombinasi lubang. Sebagai produsen dari mesin punch card, IBM menyebut susunan 8 lubang dengan byte yang setara dengan octet.

Ketika punch card berkembang menjadi prosesor, teknologi yang digunakan mampu bekerja dalam kombinasi biner 8 digit. Hal ini lantas diadopsi yang menguatkan istilah byte. Jadi, kendati prosesor dapat bekerja sampai 16 digit, istilah yang digunakan tetaplah 2 byte. Dengan kata lain, 8 bit/digit setara dengan 1 Byte (B besar untuk membedakannya dari bit).

2. Mengenal MBps dan Mbps

Satuan MBps (MegaByte per second) dan Mbps (Megabit per second) semakin kerap dijumpai karena kebanyakan provider sudah mampu meningkatkan kapasitas maupun kecepatan koneksi internet dari satuan KBps dan Kbps. 

Namun, MBps dan Mbps tetap bukan hal yang sama. Satuan MBps biasanya digunakan untuk perangkat elektronik seperti smartphone, komputer, laptop, maupun modem. Hal ini pula yang akan membuat kecepatan yang diterima setiap perangkat, sesuai kualitas dan paket data internet yang dipakai dari provider bersangkutan.

Meski begitu, masih ada perbedaan satuan yang digunakan untuk membedakan layanan internet perangkat dengan provider. Konversi pun muncul mengatasi kesalahpahaman. Jadi, Anda jangan panik dulu apabila menemukan kecepatan perangkat pada jaringan tak sama, apalagi layanan yang diberikan provider kadang tak bisa diprediksi besarannya.

Kemudian, provider bisa saja memakai istilah yang kurang tepat dan menimbulkan salah tafsir dari konsumen. Misalnya kata up to yang sebenarnya menunjukkan bahwa kecepatan internet hanya akan mencapai angka yang disebutkan, bukan melampauinya. Maka, Anda tidak perlu kaget atau merasa ditipu saat mendapati kecepatan internet yang diakses berada di bawah angka up to.

3. Mengenal KBps dan Kbps 

Jika MBps dan Mbps lebih sering ditemukan pada perangkat elektronik, maka KBps (KiloByte per second) dan Kbps (Kilobit per second) bakal kerap Anda jumpai saat mengakses protokol-protokol website. KBps umumnya terlihat pada protokol seperti http, ftp, smtp, dan lain-lain. Sementara itu, Kbps digunakan untuk protokol-protokol layer dua ke bawah seperti ethernet yang umumnya melakukan transfer data dalam frame.

Sebagai contoh, modem termasuk perangkat yang memakai protokol layer dua ke bawah selayaknya ethernet. Maka dari itu, kecepatan internet yang diperlihatkan perangkat tersebut memakai satuan Kbps, sebagai contoh 54.6 kb/s. Berbeda saat Anda mengunduh file lewat peramban atau browser di laptop atau PC, karena produk tersebut memakai protokol http atau ftp. Jadi, saat Anda mengunduh file, satuan yang ditunjukkan adalah KBps, misalnya 3 KB/s.

4. Kenapa 1 MB sama dengan 1024 KB, bukan 1000 KiB?

Singkatnya jika (1 Mb = 1024 Kb) karna mengikuti standard IEC yakni menggunakan perhitungan biner. Selain itu jika (1 Mb = 1000 Kib) mengikuti standard SI menggunakan perhitungan desimal.

Penulisan simbol yang benar pada standard SI dan IEC:

Sistem IEC (International Electrotechnical Commision)Sistem SI (Standard International)
NamaSimbolNilaiNamaSimbolNilai
KibiByteKiB210KiloByteKB103
MebiByteMiB220MegaByteMB106
GibiByteGiB230GigaByteGB109
TebiByteTiB240TeraByteTB1012
PebiBytePiB250PetaBytePB1015
EksbiByteEiB260EksaByteEB1018
ZebiByteZiB270ZettaByteZB1021
YobiByteYiB280YottaByteYB1024

Nah untuk komputer dan internet biasanya sering menggunakan satuan standard IEC.

Lho kok kan IEC kan menggunakan simbl KiB, tapi kok banyak yang menggunakan KB? Perlu Anda ketahui KibiByte singkatan dari Kilo Binary Byte, jadi sebenarnya hampir sama, namun berbeda dari bilangan yang digunakan.

Yang menyebabkan masih menggunakan simbol KB karna standard SI sudah ada lebih lama dari IEC, dan orang-orang sudah membiasakan dengan itu.

Selain itu menurut WikiPedia bahwa perhitungan 1 megabyte sama dengan 1000 kilobyte itu salah, karna perhitungan komputer berbeda dengan matematika kehidupan nyata. Seperti halnya kehidupan dunia nyata 1 kilometer = 1000 meter, berbeda pada perhitungan komputer 1 kilobyte sama dengan 1024 byte, karna menggunakan bilangan biner.

5. Contoh-contoh Perhitungan Konversi Satuan  (IEC)

Konversi ke Satuan Lain:

  • 1 byte = 8 bit
  • 1 kilobyte = 1.024 byte
  • 1 megabyte = 1.024 kilobyte
  • 1 gigabyte  = 1.024 megabyte
  • 1 terabyte = 1.024 gigabyte
  • 1 petabyte = 1.024 terabyte

Byte ke Bit

  • 1 byte = 8 bit
  • 1 kilobyte = 8 kilobit
  • 1 megabyte = 8 megabit
  • 1 gigabyte = 8 gigabit

Bit ke Byte

  • 1 bit = 0.125 byte
  • 1 kilobit = 0.125 byte
  • 1 megabit = 0.125 byte
  • 1 gigabit = 0.125 byte

6. Cara praktis konversi misal ke Mbps ke MBps

Lebih mudahnya Anda bisa menggunakan layanan dari Google, pada pencarian Anda cukup menuliskan kata kunci “Konversi byte ke bit”, nantinya akan muncul kalkulator otomatis yang dapat Anda gunakan.

Pertama tentukan nilainya, setelah itu jangan lupa pilih satuan. Oh iya satuan “byte” dalam bahasa Indonesia adalah “bita”.

7. Cara menghitung kecepatan internet

Rumus yang digunakan untuk menghitung kecepatan internet sebenarnya simpel. Jika Anda akan mengonversi Byte ke bit, maka kalikan 8, sedangkan bit ke Byte harus dibagi 8. 

Cara menghitung Bit ke Byte, contoh Mbps ke MBps:

Diketahui kecepatan internet yang ditunjukkan adalah 20 Mbps, berapa besarannya saat dikonversi ke MBps? Dalam hal ini, Anda perlu membagi 20 Mbps dengan 8. Berdasarkan perhitungan tersebut, 20 Mbps setara dengan 2.5 MBps.

Singkatnya:

  • 20 : 8 = 2.5, artinya 20 Megabit/s sama dengan 2.5 Megabyte/s

Cara menghitung Byte ke Bit, contoh KBps ke Kbps:

Terlihat kecepatan internet pada browser adalah 24 KBps, berapa besarannya saat dikonversi ke Kbps? Berbeda dari contoh sebelumnya, kali ini Anda perlu mengalikan 24 KBps dengan 8. Menurut perhitungan ini, 24 KBps setara dengan 192 Kbps.

Singkatnya:

  • 24 x 8 = 192, artinya jika 24 Kilobyte/s sama dengan 192 Kilobit/s

Ada satu lagi perhitungan yang sering dilakukan pengguna internet, yakni dari mega ke kilo. Contoh berikut akan memperlihatkan konversi dari Mbps ke KBps.

Diketahui kecepatan internet yang terbaca adalah 10 Mbps, berapa besarannya dalam KBps? Untuk menjawabnya, Anda harus mengetahui dulu nilai konversi Mbps ke KBps. Berdasarkan sejumlah daftar konversi, 10 Mbps setara dengan 10240 Kbps. Untuk mengalihkannya ke KBps, bagi dengan 8 dan Anda akan mendapatkan 1280 KBps sebagai hasilnya.

Singkatnya:

  • Diketahui menurut standard IEC, 1 megabit setara dengan 1240 kilobit, kemudian dikalikan 10, yakni sama dengan 10240 kilobit.
  • 10240 : 8 = 1280, artinya 10 Megabit/s sama dengan 1280 Kilobyte/s

8. Penutup dan Tips

Jadi bilamana ISP atau Provider Telekomunikasi mempromosikan kecepatan internetnya, Anda bisa periksa dari simbol dan hurufnya. Jika tertulis MBps berarti (Megabyte persecond) dan Mbps berarti (Megabit persecond).Tentu seperti hitung-hitungan diatas, kecepatannya berbeda.

Contoh menghitung kecepatan Internet

Pasalnya jika Anda download akan menggunakan Byte bukan Bit. Contohnya seperti mengunduh game di Steam, jika game 5 GB dengan kecepatan internet yang dijanjikan sekitar 20 Mbps (Setara dengan 2.5 MBps) jika dihitung.

  • 1 GB = 1000 MB
  • 20 Mbps = 2.5 MB
  • 1000 : 2.5 = 400, artinya pengunduhan file 5GB dengan kecepatan 2.5 MBps membutuhkan waktu 2000 detik atau sekitar 6.6 Menit

Demikian pemaparan seputar perbedaan hingga perhitungan satuan MBps, Mbps, KBps, dan Kbps. Semoga setelah membaca artikel ini, Anda tak lagi bingung menebak-menebak kualitas jaringan dan bisa mendapatkan layanan provider internet yang memadai.

Sumber:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here