Apa itu G, PG, R dan NC-17 Pada Film? Ini Dia Penjelasannya

0

EvoTekno.com – Mungkin Anda pernah melihat label atau rating seperti G, PG, PG-13 dan R pada Film maupun Serial TV? Jika belum tahu, Anda harus tahu! apalagi Anda orang tua yang memiliki anak.

Perlu Anda ketahui label tersebut berhubungan dengan klasifikasi pada sebuah film yang mana untuk memberitahukan bahwa film tersebut cocok untuk anak atau dikhususkan untuk orang dewasa.

Rating G, PG, R dan NC-17 adalah klasifikasi yang dikeluarkan oleh Motion Picture Association of America (MPAA).

Berikut Penjelasannya:

G (General Audience)

Sumber: filmratings

Semua usia diterima, artinya semua penonton dari berbagai umur dapat melihat konten yang memiliki rating-G. 

Konten aman tidak berisi materi yang membahayakan psikologis dan kejiwaan sang anak.

PG (Parental Guidance Suggested)

Rating PG
Sumber: filmratings

Perlu pendampingan orang tua, artinya semua usia dapat menonton namun harus ada pendampingan orang tua. Karena sebagian dari isi film mungkin tidak sesuai untuk anak, maka harus ada bimbingan dari orang tua.

PG-13 (Parental Guidance Cautioned)

Sumber: filmratings

Perlu pendampingan serius dari orang tua. Orang tua harus berhati-hati, karena ada materi yang mungkin tak cocok untuk anak di bawah 13 tahun.

Karena ada materi atau beberapa adegan atau bahasa yang tak cocok untuk anak-anak.

R (Resticted)

Rating R pada Film
Sumber: filmratings

Terbatas, orang yang berusia di bawah 17 tahun memerlukan pendampingan orang tua atau wali saat menyaksikannya.

Biasanya mengandung materi kekerasan, atau  mengadung hal yang bersifat dewasa.

NC-17 (No Children)

Rating NC-17 pada film
Sumber: filmratings

Tidak diperuntukan untuk anak-anak, tidak untuk umur di bawah 17 tahun, artinya anak-anak tidak diperkenakan, hanya untuk orang dewasa yang perkenankan menonton film dengan rating tersebut.

Biasanya mengandung materi kekerasan, ketelanjangan dan seks yang tak pantas ditonton oleh anak di bawah umur, bahkan umur 17 tahun pas juga.

Klasifikasi di Indonesia

Klasifikasi berdasarkan Lembaga Sensor Film (LSF), PP Nomor 18 Tahun 2014.

SU (Semua Umur)

Semua umur, artinya semua dapat menyaksikan konten yang memiliki peringkat SU.

13

Untuk umur di bawah 13 tahun perlu bimbingan orang tua saat menyaksikan film yang memiliki peringkat 13

Peringkat 13 apabila memenuhi kriteria: mengandung nilai budi pekerti, apresiasi, estetika, kreatifitas dan pertumbuhan ara ingin tahu yang positif. Berisi dialog atau monolog yang sesuai dengan penonton usia 13 tahun, serta tidak menampilkan adegan berbahaya.

17

Umur di bawah 17 tahun perlu bimbingan orang tua saat menyaksikan film yang memiliki peringkat 17.

Peringkat 17 apabila memenuhi kriteria: mengandung nilai budi pekerti, apresiasi, estetika, kreatifitas dan pertumbuhan ara ingin tahu yang positif. Berisi dialog atau monolog yang sesuai dengan penonton usia 17 tahun, serta yang berkaitan seksualitas harus disajikan secara proporsional dan edukatif, begitupun dengan kekerasan harus secara proporsional.

D (Dewasa)

Dewasa, konten yang memiliki materi untuk orang dewasa dikhususkan untuk 21 tahun ke atas. Biasanya konten peringkat D, berisi kekerasan, ketelanjangan dan seks.

Berikut yang memengaruhi rating (MPAA)

1. Violence (Kekerasan)

Penggambaran kekerasan diizinkan pada semua rating, tetapi harus dimoderasi seminimal mungki untuk rating-G, tidak boleh intens untuk rating-PG. Penggambaran kekerasan yang intens hanya diizinkan pada rating PG-13. Tetapi kekerasan yang realistis dan ekstrem dan terus-menerus umumnya memerlukan seditaknya minimal rating-R.

2. Language (Bahasa)

Kata-kata yang sopan diizinkan untuk film rating-G, namun tidak boleh ada kata-kata yang lebih kuat dan kotor.

Untuk kata-kata kotor mungkin akan ada pada film dengan rating-PG, namun jika ada kata-kata seksual setidaknya ada pada rating PG-13. Serta tergantung konteks daan cara penggunaan dari kata-kata tersebut.

3. Subtstances (Zat)

Konten yang berisi penggunaan narkoba dan obat-obatan dibatasi untuk PG-13 dan di atasnya. Merokok juga menjadi pertimbangan MPAA, termasuk ke rating PG.

4. Nudity (Ketelanjangan)

Ketelanjangan dibatasi untuk PG ke atas, serta bilamana lebih dari “ketelanjangan” setidaknya rating PG-13 ke atas. Adapun ketelanjangan yang berorientasi seksual umumnya membutuhkan rating-R.

5. Seks

MPAA tidak memiliki alasan eksplisit mengenai kriteria konten seksual, yang pasti adegan seks tidak ada di rating-G

Penutup

Alangkah baiknya jika Anda sebagai orang tua, melihat terlebih dahulu semua konten yang akan diberikan untuk anak. Demi menjaga psikologis dan kejiwaan.

Tentunya semua rating atau peringkat dibuat, demi kebaikan anak itu sendiri. Semoga informasi yang kami berikan ini dapat bermanfaat.

Tidak hanya, film dan serial TV, hal ini juga berlaku untuk anime dan konten-konten video lainnya yang akan disiarkan.

Berikut sumber referensi yang dapat Anda baca untuk mengatahui rating pada film.

Referensi:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here