6 Rekomendasi Emulator Android Terbaik Untuk Main Game di PC / Laptop

0

EvoTekno – Untuk dapat bisa menjalankan game atau aplikasi Android di PC / Laptop, saat ini hal tersebut bisa Anda lakukan. Yakni dengan menggunakan emulator android. Sekarang sudah banyak pilihan emulator android, dari berbagai pengembang.

Nah, karna banyaknya pilihan emulator android, mungkin Anda sedang kebingungan memilihnya yang cocok memainkan game android yang sedang populer saat ini seperti Among Us, PUBG Mobile, Mobile Legends, AOV, COD Mobile dan banyak lagi.

Maka dari itu kami akan merekomendasikan beberapa emulator Android yang dapat pasang di  PC atau Laptop Anda:

1. BlueStacks

Fitur yang diinformasikan pada halaman BlueStacks.com

BlueStack bisa jadi emulator android terbaik yang nisa Anda pilih, emulator yang populer sejak dulu, rilis di tahun 2009, dan mulai populer setelah tahun 2014 sampai hingga sekarang semakin banyak penggunannya.

Untuk fitur sendiri, cukup banyak mulai dari Mode Menembak, Mode MOBA, Multi-instance, Makro, Eco Mode, Penerjemah, Rerolling dan masih banyak lagi.

Dibeberapa game memiliki konfigurasi kontrol sudah disediakan seperti pada PUBG, Mobile Legends atau Among US, jadi Anda tak perlu setting kontrol keyboard dan mouse untuk memainkannya, karna emulator bisa langsung bisa mendeteksinya.

Beriktu persyaratan minimal untuk BlueStack 4:

  • OS: Microsoft Windows 7 and above.
  • Prosesor:  Intel atau AMD
  • RAM: Your PC must have at least 2GB of RAM. (Note that having 2GB or more disk space is not a substitute for RAM)
  • HDD: 5GB Ruang Kosong
  • Up to date graphics drivers from Microsoft or the chipset vendor.

2. GameLoop Emulator

Tampilan antarmuka GameLoop pada menu Game Center

Jika Anda pengguna game yang dikembangkan oleh Tencent seperti COD Mobile dan PUBG Mobile GameLoop adalah pilihan terbaik, kami merekomendasikan GameLoop. Pasalnya GameLoop selain buatan Tencent, emalutornya cukup bagus dari segi optimasi dan juga ringan.

Apabila Anda memainkan PUBG Mobile di GameLoop misalnya, pengalaman gameplay yang dirasakan akan terasa smooth, karna cukup baik dalam optimasinya.

Seperti emulator lainnya untuk beberapa game Anda tak perlu setting kontrol keyboard dan mouse. Apalagi game seperti PUBG Mobile & COD Mobile, Anda bisa langsung memainkannya, selain game Tencent, pada game lain pun memainkan Mobile Legends & Fire Fire Garena, pengaturan kontrol sudah disediakan.

Berikut persyaratan minimal GameLoop Emulator

  • OS: Windows 10, 8.1, 8 and 7
  • CPU: Dual-core from Intel or AMD at 1.8 GHz.
  • GPU: NVIDIA GeForce 8600/9600GT, ATI/AMD Radeon HD2600/3600.
  • Memory: at least 3GB of RAM
  • DirectX: Version 9.0c
  • Storage: 1GB of free storag

3. Nox Player

Fitur yang diinformasikan pada halaman Bignox.com

Ada juga Nox Player, emulator ini cukup ringan serta memiliki banyak fitur seperti Multi-Simulator yang dimana Anda bisa membuka banyak emulator dari satu aplikasi

Serta Nox Player sudah didukung versi Android 7 (Nougat), jadi bagi Anda yang perlu android versi ini, Nox Player cocok untuk Anda.

Nox Player juga dibeberapa game memiliki pengaturan kontrol otomatis, jadi Anda tak perlu pusing-pusing untuk memikirkan tombol-tombolnya.

Beriktu persyaratan minimal untuk Nox Player (2016):

  • OS: Windows 10/8/7/Vista/XP and Mac Sierra 10.12/10.11…
  • Prosesor: AMD atau Intel minimal dual-core
  • RAM: 1.5GB
  • HDD: 1GB Ruang Kosong

4. MEmu Play

Perbandingan performa yang ditampilkan oleh MEmuPlay pada halaman situs web-nya

Jika Anda sedang mencari emulator android yang ringan, MEmu Play bisa menjadi opsi terbaik. Mendapat benchmark tertinggi dibandingkan emulator android lainnya, entah performa itu performa CPU maupun GPU.

Untuk fitur sendiri, tersedia multi-instance Anda dapat menjalankan banyak emulator pada satu aplikasi emulator. Selain itu support menjalankan grafais OpenGL dan Directx 3D, dan sudah dioptimasi agar lebih menarik untuk pandang.

Dibeberapa game, MEmu Play juga sudah menerapkan opsi pengaturan kontrol otomatis, jadi Anda tak perlu mengaturnya lagi.

Berikut persyaratan minimal MEmu Play:

  • Prosesor: 2 cores x86/x86_64 Processor (Intel or AMD CPU)
  • OS: WinXP SP3, Win7, Win8, dan Win10 (Tidak direkomendasikan di OS Server/Enterprise)
  • RAM: 2GB of RAM (4GB for x64 system)
  • Grafis: Latest Windows DirectX 11 / Graphics driver with OpenGL 2.0
  • HDD: 5GB of hard disk free space
  • Disarankan: Hardware Virtualization Technology (Intel VT-x/AMD-V) lebih baik diaktifkan di BIOS

5. LDPlayer

Fitur yang diinformasikan pada halaman LDPlayer.com

LDPlayer emulator efektif bagi yang ingin memainkan game android di PC. LDPlayer memiliki fitur yang menarik mulai dari Multi-Instance buka beberapa game secara bersamaan. Sinkronisasi Multi Instance mempercepat rerolls Anda di gacha ada juga fitur Makro / Skrip mengelola game Anda secara otomatis.

Fitur FPS dan menaikan kualitas grafis, tersedia pada emulator ini. Seperti emulator yang lainnya juga, dibeberapa game sudah disediakan pengaturan kontrol, jadi Anda tak perlu mengatur lagi, seperti Mobile Legends, Arena of Valor dan PUBG Mobile.

  • OS: Windows XP XP3 / Win7 / Win8 / Win8.1 / Win10
  • Prosesor: Intel or AMD CPU Processor x86 / x86_64
  • Grafis: Windows DirectX 11 / Graphic driver with OpenGL 2.0
  • RAM: 2GB
  • HDD: Rekomendasi minimal ruang kosong 36GB
  • Disarankan: Hardware Virtualization Technology (Intel VT-x/AMD-V) enabled in BIOS

6. KoPlayer

Tampilan antarmuka KoPlayer

Yang terakhir ada KoPlayer untuk alternatif rekomendasi emulator android, bisa menjalankan game android yang terdapat di Google Play Store. Untuk fiturnya sendiri Anda bisa merekam gameplay dan juga screenshot.

Berikut persyaratan spesifikasi minimal untuk KoPlayer:

  • OS: Windows 7 or higher versions
  • CPU: Dual core AMD or Intel CPU
  • RAM: 2GB
  • HDD: 10 GB ruang kosong
  • Resolusi:  Minimal 1024X768
  • Graphics Card: GPU with OpenGL 2.1

Penutup

Itulah rekomendasi emulator android yang cocok untuk bermain game android di PC, perlu kamu ketahui hampir semua emulator diatas. Jika Anda mengaktifkan Hardware Virtualization Technology (Intel VT-x/AMD-V), akan memaksimalkan performa dan pengalaman Anda dalam menjalankan emulator.

Jadi jika Anda menggunakan prosesor yang multi-core lebih baik mengaktifkan Intel VT-x/AMD-V.

Selain itu, semakin besar kapasitas RAM akan lebih baik dalam menjalankan emulator.

Well, semoga dapat membantu dan dapat memutuskan emulator android mana yang akan Anda pilih. Jika ada pertanyaan Anda bisa menuliskannya dibawah, serta emulator apa yang Anda pilih? share pengalamannya dikomentar ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here